Intip Fakta dan Makanan untuk Penderita Obesitas

Obesitas merupakan suatu kondisi dimana terjadi penumpukan lemak pada tubuh yang cukup tinggi. Biasanya terjadi jika asupan kalori yang masuk dalam tubuh dengan kalori yang dibakar tidak sesuai sehingga membuat kalori dalam tubuh banyak dengan membentuk lemak, jika dibiarkan berlebihan maka menambah berat tubuh. Keadaan ini dipicu oleh perkembangan teknologi dan ekonomi serta diikuti oleh gaya hidup dan asupan nutrisi yang memiliki kandungan kalori tinggi. Sesuai dengan data WHO 2016, terdapat 650 juta orang dewasa menderita ini dan 340 juta anak-anak dan remaja yang mengalami berat badan berlebih.

Berikut adalah fakta tentang kondisi tubuh memiliki berat badan berlebih:
  • Indeks masa tubuh merupakan cara untuk menentukan apakah seseorang kelebihan berat badan atau tidak, alat ini akan mengukur lemah tubuh dan berat badan tubuh, jika memiliki nilai 25-30 maka kelebihan berat badan tetapi jika lebih dari 30 maka memiliki penumpukan lemak dalam tubuh.
  • Berdasarkan penelitian yang diberikan kepada anak-anak, penyebab anak mengalami kelebihan berat badan adalah faktor ekonomi, jika anak sudah memiliki berat badan lebih dengan penumpukan lemak maka akan tumbuh menjadi orang dewasa dengan penumpukan lemak tinggi.
  • 10 tahun terakhir terdapat peningkatan jumlah orang dengan penumpukan lemak pada badan yang disebabkan oleh aktifitas fisik kurang dan pola hidup yang tidak sehat.
  • Penumpukan lemak tinggi akan mengakibatkan penyakit lain seperti diabetes, jantung dan peningkatan kolesterol dalam tubuh penyebab tekanan darah tinggi.
  • Penderita kondisi ini biasanya mengalami masalah fisik karena harus menurunkan berat badan dan untuk psikologis perlu dirawat.

Penyebab obesitas adalah makanan yang dikonsumsi mengandung kalori tinggi, jumlah kalori pria dewasa 2.500 per hari dan wanita 2.000 kalori untuk setiap harinya. Jika perlu ketahui kadar kalori dalam kemasan produk makanan yang dikonsumsi. Hal ini juga terjadi karena kurangnya aktifitas tubuh, misalnya ketika berpergian lebih memilih menggunakan kendaraan umum seperti ojek online dibandingkan untuk berjalan sedikit menuju tujuan sehingga kalori yang masuk akan terimbangi dengan aktifitas fisik berjalan. Kondisi tubuh dengan penumpukan lemak terjadi jika melakukan diet yang tidak sehat seperti mengonsumsi makanan cepat saji sehingga akan membuat kalori masuk berlebih.

Kondisi ini dapat dipicu oleh faktor genetik yang memungkinkan untuk sulit melakukan diet dan menurunkan berat badan. Jika mengalami kondisi dimana kelenjar tiroid kurang aktif dan terjadinya sindrom cushing atau gangguan yang mengakibatkan hormon steroid menjadi berlebih. Penanganan terhadap penyakit ini adalah dengan menurunkan berat badan, penanganan yang diberikan dokter adalah obat penurun berat badan, melakukan konseling psikologi dan menjalani operasi bariatrik.

Berikut adalah makanan untuk penderita berat berlebih:
  • Tomat dengan kandungan likopen dengan mempertahankan berat badan seimbang.
  • Jeruk dengan kandungan vitamin C untuk membakar lemak dalam tubuh.
  • Oatmeal sebagai sarapan untuk diet dan menurunkan berat badan.
  • Apel dengan kalori rendah dan serat tinggi dapat mencegah berat badan berlebih.

Selain itu, dapat mengonsumsi buncis yang baik dalam mengontrol gula darah dengan mengonsumsinya sebagai sayur berkuah. Jamur memiliki kandungan vitamin tinggi dan kalori rendah sebagai pencegah terjadinya penumpukan lemak dalam tubuh. Buah melon, blubbery, brokoli dan bayam merupakan makanan yang dikonsumsi untuk mencegah terjadinya berat badan berlebih. Obesitas dapat dicegah mulai dari muda supaya tidak tumbuh menjadi orang yang menderita kondisi ini, sebaiknya juga menghindari gorengan, soda, daging berlemak, makanan cepat saji, coklat, mentega dan jus dalam kemasan.
Labels: Heathly

Thanks for reading Intip Fakta dan Makanan untuk Penderita Obesitas. Please share...!

Back To Top